7 Sosok Ini Raih Penghargaan Kartini Masa Kini, Ada Alya Nurshabrina

JAKARTA, iNews.id – Demi merayakan Hari Kartini, MNC Channels mempersembahkan event fashion show ‘Kartini Masa Kini’. Dipersembahkan oleh MNC Lifestyle & Fashion Channel, pergelaran ‘Kartini Masa Kini’ menjadi momen untuk mengingat perjuangan dan semangat pengorbanan seorang Kartini.

“Raden Ajeng Kartini merupakan pahlawan perempuan yang saya kagumi karena keberaniannya untuk speak up, rela berkorban, perempuan yang tidak mudah menyerah dan tegas,” kata Liliana Tanoesoedibjo, Chairwoman of MNC Channels & Highend Magazine di acara ‘Kartini Masa Kini’ yang digelar di Fountain Lounge, Grand Hyatt Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Selain event fashion show, di perhelatan ‘Kartini Masa Kini’ ini MNC Channels juga memberikan tujuh penghargaan ‘Kartini Masa Kini’ pada tujuh sosok perempuan yang menginspirasi. Siapa saja mereka?

1. Dhanny Dahlan

Nama Dhanny Dahlan populer di era 1980-an hingga 1990-an sebagai seorang model foto dan catwalk. Bukan hanya piawai berlenggak-lenggok di catwalk, perempuan berparas eksotis ini juga menekuni dunia seni peran dan tari.

Tak berhenti di situ, Dhanny kini juga dikenal sebagai perancang busana dan pengusaha garmen. Karya-karya busananya diberi nama Dhanny Dahlan Collection. Terhitung sejak 1982 hingga kini, Dhanny masih tetap berkontribusi di bidang mode, salah satunya mempromosikan kain tenun Indonesia ke luar negeri.

2. Maya Ratih

Fashion designer lulusan terbaik ESMOD tahun 2005 ini sudah melahirkan begitu banyak karya sejak lama dan memenangkan berbagai penghargaan dalam bidang desain busana. Di antaranya first winner ESMOD Best Fashion Designer 2005, fisrt winner Iee cooper design contest, first winner lomba rancang wedding gown by appgapindo 2006, dan masih banyak lagi.

Pada 2009, dia juga mendirikan MAYARATIH COUTURE, local brand di fashion industry yang kemudian menjadi cikal bakalnya menuju gerbang kesuksesan. Selain itu, Maya Ratih juga berkarya dalam bidang desain sepatu dan tata rias profesional. Seluruh rancangannya didesain dengan detail yang tak biasa, dipadu dengan gaya klasik yang tak lepas dari sentuhan gothic. Tak heran, kliennya bukan hanya dari Indonesia melainkan datang dari berbagai negara di antaranya Taiwan, Amerika, dan Singapura.

3. Vera Anggraini

Wanita kelahiran Medan 25 Oktober 1974 ini merupakan lulusan IKIP Medan jurusan tata busana. Sejak di bangku SMK, Vera dikenal sebagai murid yang berprestasi di bidang menjahit sehingga mendapatkan beasiswa penuh selama sekolah. Di bangku kuliah, Vera juga mengasah keterampilannya dengan menerima pesanan jahitan.

Setelah lulus kuliah, Vera hijrah ke Jakarta dan bergabung sebagai staf kreatif di rumah mode milik almarhum desainer Nelwan Anwar. Vera juga sempat bekerja sebagai asisten desainer senior Adjie Notonegoro. Pada 2002 itulah Vera mulai bersolo karier dengan mendirikan label sendiri yang dinamai Vera Kebaya.

Bisnis kebayanya berkembang pesat, mulai dari kebaya klasik sampai dengan kebaya modern. Seluruh rancangan Vera selalu mendapat tempat di hati konsumen. Tak heran klien Vera berasal dari berbagai kalangan, mulai dari karyawati sampai dengan selebriti dan pejabat. Namanya semakin dikenal saat Raisa dan Kahiyang mendapuknya sebagai desainer busana pengantin mereka.

4. Santi Tio

Wanita kelahiran 3 November 1965 ini merupakan pengusaha sukses di dunia pertambangan batu bara. Santi tercatat memiliki dua perusahaan, yaitu CV Mitra Bumi Sejahtera tahun 2010 dan CV Syah Alam tahun 2015. Meski hanya bermodal pengalaman dan keahlian otodidak, fakta membuktikan Santi Tio termasuk deretan pengusaha wanita perkasa yang sukses menaklukkan pekerjaan yang banyak didominasi kaum lelaki itu.

Hebatnya, sekalipun waktunya banyak tersita untuk menambang batu bara di lapangan, perempuan yang punya prinsip kerja kejujuran dan pantang menyerah itu, masih bisa meluangkan waktunya untuk keluarga.

5. Gladys KLT

Wanita kelahiran 5 September 1987 ini merupakan owner sekaligus Ambassador KLT BEAUTY INSIDE OUT. Menekuni dunia sales dan marketing sejak 2003, membuat istri dari Mirza Denofan ini banyak dipercaya sebagai marketing executive di berbagai perusahaan.

Masuk di tahun 2015, ibu beranak empat ini didapuk sebagai brand manager di CV Gladys Skin Care. Dalam kurun waktu dua tahun, kini Gladys menduduki jabatan Director Distributor Perdagangan Kosmetik KLT (PT Glad Skin Care). Wanita yang hobi wall climbing dan futsal ini tercatat memiliki segudang prestasi, di antaranya The Best Sales Promotion Officer Jatim 2009 di PT Pharos Indonesia, The Best Sales Chevrolet Jatim 2012 (PT Smart Mulia Abadi), The Best Sales Honda Surabaya 2014 (PT Honda Citra Cakra).

6. Shandy Purnamasari

Wanita kelahiran 10 Oktober 1991 ini merupakan lulusan sarjana ekonomi Universitas Airlangga. Istri dari Gilang Widya Pramana ini tercatat sebagai Komisaris CV Cantik Indonesia, Founder MS GLOW, CEO PT Kosmetika Global Indonesia, dan direktur PT Urban Kosmetika Inovasi.

Ibu dua anak ini juga tercatat pernah mendapat penghargaan sebagai Best Spirited Inspiring & Creativity WOMEN AWARD 2019.

7. Alya Nurshabrina

Wanita kelahiran 21 Januari 1996 ini dikenal sebagai Miss Indonesia 2018. Sebelum mengenakan mahkota Miss Indonesia, dia mempunyai sejumlah prestasi mengagumkan di berbagai bidang. Pada 2014, Alya pernah mengikuti ajang Wajah Femina dan keluar sebagai juara pertama. Di bidang akademis, Alya pernah dinobatkan sebagai salah satu siswa terbaik di kampusnya pada 2015 dan 2016.

Dia juga pernah dinobatkan sebagai delegasi terbaik dalam ajang Jakarta MUN 2014 dan pernah memenangkan Social Venture Challenge dalam Harvard National MUN di Harvard University, Amerika Serikat. Alya juga tercatat banyak memenangkan kompetisi menulis. Sampai detik ini Alya masih tergabung dalam komunitas Lemari Buku Buku dan pernah menjadi bagian dari kampanye Autism Awareness di Indonesia.

Saat mengikuti kompetisi Miss World 2018, Alya juga berhasil masuk dalam TOP 30, Runner Up Pertama Beauty with Purpose, TOP 10 Multimedia, dan TOP 18 Talent Show. Sebagai Miss Indonesia, Alya juga membuat project sosial di Cimenyan Bandung dengan membangun MCK Komunal, mengembangkan potensi wisata daerah, serta mengimbau warga menanam sorgum.

 

Sumber: inews.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *