Sukses Membuka Pameran Lukisan ‘Emansipasi’, Ini Kata Alya Nurshabrina

JAKARTA, iNews.id –┬áSebagai pelaku dan penikmat seni, Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina turut membuka acara pameran lukisan dari seniman-seniman besar Indonesia bertajuk ‘Emansipasi’. Acara berlangsung di Institut Fran├žais d’ Indonesie (IFI), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2019).

Dalam pameran seni rupa lukisan ‘Emansipasi’ ini menghadirkan karya-karya yang bersentuhan dengan perempuan dan emansipasinya oleh ‘Lima Bintang’ atau lima seniman. Di antaranya ada Remy Sylado, Mas Padhik, Maria Tiwi, Kembang Sepatu, dan Ipong Purnama Sidhi.

Sebagai penikmat seni sekaligus pelukis muda, Alya Nurshabrina mengaku merasa terhormat bisa membuka acara pameran seni lukis tersebut. Apalagi April ini kita akan merayakan emansipasi wanita di Hari Kartini pada 21 April mendatang.

“Saya merasa bersyukur bisa diajak membuka pameran ini. Yang menarik dari pameran IFI adalah tema yang diangkat yaitu emansipasi. Mereka, para seniman mengadakan (pameran ini) dalam rangka Hari Kartini,” kata Alya setelah membuka pameran di IFI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2019).

Menurut Alya, emansipasi memiliki arti sebagai kebebasan, terutama kebebasan berekspresi sebagai seorang perempuan sekaligus manusia. Itu pula yang tertuang dalam karya-karya ‘Lima Bintang’ dalam pameran seni lukis ‘Emansipasi’.

“Salah satu yang menarik di pameran ini, yaitu seniman-senimannya, Lima Bintang, memiliki karakter sendiri-sendiri di setiap lukisannya,” ucap Alya.

Sebagai Miss Indonesia 2018 yang senang melukis ini, dia mengaku menyukai karya-karya Ipong Purnama Sidhi, yang mana memiliki kedekatan atau pola yang menyerupai dengan gaya melukisnya. Pameran seni lukis Lima Bintang yang bertajuk ‘Emansipasi’ ini akan hadir setiap hari di IFI, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sejak 1 April hingga 30 April 2019.

 

Sumber: inews.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *